Akademi Klub Jerman Yang Bukan Hanya Menciptakan Pesepakbola

Tak semua bocah yang menghabiskan hampir setengah harinya di akademi sepakbola akan sukses menjadi pesepakbola profesional. OLEH FARABI FIRDAUSY DARI LEVERKUSEN Goal Indonesia memenuhi undangan dari Bundesliga untuk mengunjungi akademi milik Bayer Leverkusen, di situ terdapat sosok Peter Quast yang sangat ramah dan merupakan instruktur dari akademi milik Die Werkself . Saat itu sedang berlangsung laga antara Leverkusen U-12 melawan Borussia Dortmund U-12, tapi kami hanya melihat partai itu secara sekilas dan Peter mengajak rombongan jurnalis dari Asia Tenggara mengelilingi akademi. Terdapat plakat di dinding yang tercantum nama-nama pemain jebolan akademi Leverkusen, sebut saja Landon Donovan, René Adler, Kevin Kampl hingga Kai Havertz yang saat ini tengah menjadi bintang muda dari Leverkusen.

Read More

Ederson: Musim Saya Nyaris Sempurna!

Penjaga gawang Brasil ini mengatakan musim perdananya di Manchester City nyaris sempurna dari segala aspek. Ederson, penjaga gawang Brasil, menyebut tahun pertamanya di Manchester City nyaris sempurna. Pemain berusia 24 tahun itu bergabung dari Benfica ke City pada bursa transfer musim panas lalu. Ia telah mencatatakan 19 nirbobol dalam 42 penampilan di semua kompetisi. Tak hanya itu, skuat Pep Guardiola juga telah memenangkan Liga Primer Inggris dan Piala Liga tahun ini. Ederson pun girang bisa meraih prestasi tersebut di Etihad Stadium.

Read More

Kaka Akhirnya Buka Mulut Soal Jose Mourinho

Eks gelandang Brasil ini menilai hubungannya dengan Jose Mourinho cukup rumit walau ada respek di antara keduanya. Mantan penyerang Brasil, Kaka, akhirnya buka mulut soal hubungan rumitnya dengan Jose Mourinho di Real Madrid. Gelandang serbabisa itu memenangkan La Liga Spanyol dan Copa del Rey, tapi gagal mengulangi performa terbaiknya di AC Milan. Pria berusia 35 tahun itu telah gantung sepatu dari sepakbola profesional dan baru bicara soal ketidakcocokannya dengan Mourinho belakangan ini.

Read More

Satu Aremania Meninggal Akibat Kerusuhan Kanjuruhan

Berita duka kembali merundung sepakbola nasional, setelah seorang Aremania dipastikan tutup usia akibat kerusuhan saat Arema FC menjamu Persib Bandung LIPUTAN ABI YAZID DARI MALANG Kerusuhan yang terjadi antara petugas keamanan dengan Aremania Minggu lalu akhirnya memakan korban, satu orang Aremania meninggal dunia, Rabu (18/4). Adalah Dhimas Duha Imron, Aremania berusia 16 tahun yang beralamat di Jalan Kepuh Kota Malang meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit. Penyebab kematian Dhimas masih belum diuraikan oleh petugas medis RSSA. Namun menurut keluarga, Dhimas usai pulang dari Kanjuruhan mengalami bengkak di leher dan tangan. “Kondisinya bengkak saat pulang dari Kanjuruhan, akhirnya kami pijatkan karena dia tidak mau dibawa ke Rumah Sakit. Tetapi kondisinya belum membaik setelah dipijat. Kemudian kami bawa ke RSI Aisyiah kemarin namun kemudian dirujuk ke RSSA Malang, dan hari ini meninggal dunia,” ujar Yoga Purna, kakak ipar korban.

Read More

Demi Tiket Semi-Final Liga Champions, Tifosi AS Roma Antre Semalaman

Hampir 1000 loyalis Roma rela mengantre semalaman demi memastikan mereka tidak kehabisan tiket leg kedua empat besar UCL kontra Liverpool. Hampir 1.000 suporter AS Roma rela antre di luar store klub di ibu kota Italia sepanjang malam pada Selasa, untuk membeli tiket leg kedua semi-final Liga Champions melawan Liverpool, 2 Mei mendatang. Tiket dijadwalkan mulai dijual, Rabu (18/4), pukul 10 pagi waktu setempat, tapi rupanya banyak yang memilih antre semalaman untuk memastikan mereka tidak kehabisan. “Ada tiga generasi di rumah saya yang menjadi fans Roma dan semoga kami bisa membalas dendam [atas kekalahan dari Liverpool pada final 1984] di laga ini,” ujar Vincenzo Ricci, 85, kepada Roma News.

Read More